Selamat Ulang Tahun, Nenek :)

Hehe sebenarnya ucapan ini telat sih, karena beliau ulang tahun dua minggu kemarin, tepatnya tanggal 30 Oktober. Dan saya baru tahu bahwa tahun ini beliau menginjak usia ke 74.

Kalo ditanya, deket nggak sama nenek? Hmm… bingung ya, jawabnya… DIbilang deket, ya nggak sampe manja2 juga sih, tapi kalo dibilang nggak deket, ya deket. Kalau ditanya kenangan apa yang paling saya inget sama beliau, ada beberapa hal yang saya inget sampai sekarang.

Dulu waktu TK, saya inget kalo pernah ada acara jalan2 ke Kebun Binatang Bandung. Berbeda dengan teman-teman saya yang lain yang kebanyakan diantar mamanya, saya justru diantar oleh nenek. Nggak inget sih gimana detailnya. Tapi sekelebat2 saya ingat kalo saya pernah ke Kebun Binatang sama nenek.

Waktu saya SD, nenek sering menjemput saya pulang sekolah. Kebetulan beliau juga tadinya guru di tempat saya bersekolah, tetapi pada saat saya masuk beliau sudah pensiun. Yang bikin saya selalu inget, sepulang sekolah nenek nggak langsung ngajak saya pulang, tapi beliau mengajak saya berkunjung ke tempat kakek bekerja, kebetulan beliau adalah kepala sekolah di suatu SMP yang dekat dengan SD saya waktu itu. (Iya, keluarga saya hampir semuanya guru :D). Dan kalo sudah berkunjung ke kakek, maka beliau akan mengajak saya untuk jajan dan memperbolehkan saya untuk memilih apapun makanan yang saya inginkan. Dan pilihan saya biasanya jatuh pada sebuah kue berwarna hijau dan berbentuk boneka beruang lucu..

Ah… inilah enaknya jadi cucu pertama, paling lama merasakan kasih sayang dari nenek dan kakek,, paling sering diajak main (karena pada saat inu mereka belum setua sekarang, bahkan cucu-cucu yg di bawah saya ada yang tidak tahu bagaimana wajah kakek karena beliau meninggal ketika saya kelas 3 SD).

Ah saya jadi teringat salah satu kenangan favorit saya mengenai alm. Kakek… Waktu SD, setiap kali hari pembagian raport, saya nggak pernah langsung ke rumah. Saya justru langsung ke rumah nenek yang memang jaraknya dekat dengan rumah saya. Di rumah nenek, saya berpura2 nunggu ibu dan bapak pulang sekolah, padahal sih yang utamanya pengen ngasih liat nilai raport sama kakek.

Kenapa? Karena kakek selalu ngasih “imbalan” atas nilai2 yang saya dapet. Kalau satu nilai 7 akan diberi imbalan sekian, satu nilai delapan diberi imbalan sekian, satu nilai sembilan diberi imbalan sekian. Tinggal nanti dikali, nilai 7 ada berapa, nilai 8 ada berapa, nilai 9 ada berapa. Karena waktu SD kebanyakan nilai raportnya 8 dan 9, jadi biasanya saya akan mendapat uang banyak (ya, banyak untuk ukuran anak SD waktu itu lah). Dan yang paling saya suka, setiap di bagi raport, saya bisa menunjukkan dengan bangga sama kakek dan nenek bahwa saya mendapat rangking pertama, dan mereka selalu memuji saya sebagai cucu mereka yang pintar :). Ah.. Betapa berharganya pujian itu, bukan karena pujiannya, tetapi karena perasaan bangga yang bisa saya kasih sama mereka. Dan setelah itu, mereka selalu mendoakan saya (saya nggak tahu doa apa, pokoknya kalo nanya ke ibu, itu the doa biar pinter :D) sambil mengelus kepala saya. *melting*

Saya kangen kakek… :’(

Oh iya, terakhir saya mau berdoa untuk nenek, semoga :

  • Selalu mendapat kebahagiaan dari anak-cucunya
  • Diberikan kesehatan
  • Diberikan umur panjang dan berkah, bahkan mudah2an hingga saya menikah dan bisa memberikan cicit untuk beliau :)

Sekali lagi, selamat ulang tahun, Nenek. I (or We) Love You So Much :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: